07 September 2010    
Pencarian
Beranda
Tentang FKPPR
Aktivitas
Berita
Artikel
Pusat Data
Album Foto
Suara Muda Demokrasi
Buku Tamu
Agenda
Links
Arsip
Quiz
 

Download Center
Wawancara Radio Singapore International (RSI) tentang Pelatihan Blogging untuk Politisi
Laporan Survei Posko Pilkada DKI Jakarta 2007
Selengkapnya » 

Suara Muda Demokrasi
Politik Simbolisme   

Berita


Benigno 'Noynoy' Aquino Ikut Tarung di Pilpres Filipina

Putra mantan Presiden Filipina Corazon Aquino, Benigno “Noynoy” Aquino III, mengumumkan dirinya akan mengikuti pemilihan presiden Filipina tahun 2010.

Pengumuman ini muncul setelah 40 hari wafatnya sang ibunda. Noynoy yang telah bergabung dalam legislatif Filipina selama 9 tahun itu berniat meneruskan pemerintahan ibunya yang dikenal memegang peranan penting menggulingkan diktator Ferdinand Marcos lewat people power. Demikian dilansir media Filipina, Inquirer.net, Rabu (9/9/2009).

"Saya menerima permohonan orang-orang. Saya menerima usulan dari orang tua saya. Saya menerima tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan untuk rakyat. Saya menerima tantangan untuk memimpin dalam pertarungan ini. Saya akan mengikuti pemilihan umum mendatang," ucap Noynoy (49) disambut riuh para pendukungnya di Club Filipino di Manila, tempat ibunya dulu bersumpah janji pada 1986.

Aquino berjanji akan memberantas korupsi di negerinya. "Saya akan berada di sana karena rakyat, saya akan tinggal di sana karena rakyat dan berharap saya akan tepati janji saya untuk melayani rakyat," tambahnya.

Di Pilpres mendatang Noynoy akan bersaing dengan sepupunya, sekretaris pertahanan Gilberto Teodoro. Juga berkompetisi dengan mantan presiden sekaligus bintang film Joseph Estrada dan senator Manuel Villar.

Ditanya cawapresnya, Noynoy mengaku belum tahu. Terkait kabar Senator Manuel “Mar” Roxas akan bergabung menjadi wakil presidennya, Aquino enggan bicara. Ia menyerahkannya kepada mantan sekretaris industri dan perdagangan itu untuk memutuskannya.

"Saya menyerahkan jatah wakil presiden kepada dirinya, saya menunggu keputusannya," ujarnya.

Noynoy dikenal sebagai politisi low profile namun tak memiliki prestasi luar biasa selama belasan tahun duduk di DPR dan Senat.

 

Sumber:

http://www.detiknews.com/

 

Copyright © Forum Politisi 2009



 Versi Cetak  Kirim ke Teman Nilai Artikel Ini:
   Rating saat ini: 4 dari 5

Artikel Terkait:
Menjelang Pemilu Filipina: Keadaan Darurat di Filipina Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik 01 Desember 2009
Pemilihan Presiden Afghanistan Diduga Diwarnai Kecurangan 16 September 2009
KPU Siap Gelar Pemungutan dan Penghitungan Ulang 18 Agustus 2009
Klaim Selisih 28,8 Juta Suara, Mega-Prabowo Layangkan Gugatan ke MK 07 Agustus 2009
Media Massa Belum Profesional Dalam Pemberitaan Pemilu 04 Agustus 2009

Komentar-komentar:
[Belum ada komentar. Anda bisa menjadi yang pertama untuk memberikan komentar mengenai artikel ini.]

Berikan komentar Anda tentang artikel ini::
Nama*
Email*
Website
IP Anda 38.107.191.87
Komentar Anda*
 
   
(c) 2010 Forum-Politisi.org